Jumat, 08 Mei 2015


Kamis, 07 Mei 2015

Sudah Adilkah Hukuman bagi Koruptor di Indonesia



Korupsi di Indonesia berkembang secara sistematik. Bagi banyak orang korupsi bukan lagi merupakan suatu pelanggaran hukum, melainkan sekedar suatu kebiasaan. Dalam seluruh penelitian perbandingan korupsi antar negara, Indonesia selalu menempati posisi paling rendah. Keadaan ini bisa menyebabkan pemberantasan korupsi di Indonesia semakin ditingkatkan oleh pihak yang berwenang.
Perkembangan korupsi di Indonesia juga mendorong pemberantasan korupsi di Indonesia. Namun hingga kini pemberantasan korupsi di Indonesia belum menunjukkan titik terang melihat peringkat
dalam perbandingan korupsi antar negara yang tetap rendah. Hal ini juga ditunjukkan dari banyaknya kasus-kasus korupsi di Indonesia
saya memang bukanlah seorang pakar hukum dan bukan mahasiswa hukum, akan tetapi saya ingin menimbang keadilan hukum bagi para koruptor diliat dari beberapa aspek berikut ini:
1. Dilihat secara matematika
  • Mari kita hitung-hitungan tentang keadilan hukum di negeri kita tercinta ini agar kita mengerti sudah adilkah hukuman bagi koruptor  di Indonesia, sebagai contoh korupsi yang dilakukan mantan Makorlantas Mabes Polri Irjen Djoko Susilo yang dihukum 10 tahun penjara denda Rp 500.000.000 subsidier 6 bulan kurungan. seperti kita ketahui kerugian negara akibat perilaku koruptif Djoko Susilo adalah senialai 121 milyar tetapi hukumannya hanya 10  tahun penjara, hal ini tentu tidak adil dengan hukuman nenek  rasimah di Jakarta yang mencuri piring yang dihukum penjara 4 bulan. jika piring itu kita hargaka Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) berarti hukuman untuk yang mencuri senilai Rp 250.000 adalah 1 bulan penjara. bagai mana dengan hukuman Irjen Djoko susilo?. mari kita hitung hukuman yang pantas bagi Irjen Djoko Susilo, nilai yang dikorupsi adalah Rp 121.000.000.000 dibagi dengan Rp 250.000 maka hasilnya adalah 484.000 bulan atau 40.333 tahun 4 bulan kurungan penjara, apakah usia Irjen Djoko Susilo mencapai 40.000 tahun?, jawabannya tidak. dan apakah hukuman 10 tahun itu adil? jawabannya juga tidak.
2. Dilihat dari segi kekejamannya
  • Apakah mereka tidak termasuk kejam? mereka telah memakan hak rakyat yang seharusnya untuk rakyat demi kesejahteraan rakyat namun disalah artikan dan masuk ke kantong pribadi pada koruptor demi kesejahteraan hidup mereka sendiri.

sumber : 
http://id.wikipedia.org/wiki/Korupsi_di_Indonesia
http://hukum.kompasiana.com/2015/01/14/sudah-adilkah-hukuman-bagi-koruptor-di-indonesia-dan-pantaskah-hukuman-mati-untuk-koruptor-716838.html

Pray For Nepal


Pada hari Sabtu, tanggal 25 April lalu, telah terjadi gempa berkekuatan tinggi yang terjadi di Kathmandu, Nepal. Sejak gempa dengan kekuatan 7.9 ini terjadi, telah ditemukan korban jiwa sebanyak kurang lebih 1.000 orang. Hingga saat ini, tercatat ada sekitar 4,310 korban meninggal dunia dan 8.000 korban luka-luka dilansir dari bbc.com.

Kini wilayah Nepal dan sekitarnya tengah mengalami gempa susulan yang membuat para warga takut untuk kembali ke rumah masing-masing. Meskipun sudah banyak bantuan makanan yang datang, masih dibutuhkan tambahan sebanyak kurang lebih 1,4 juta makanan. Tidak hanya itu, para korban gempa kini juga rawan terkena penyakit menular.

Menurut Surya Mohan Adhikari, seorang bupati dari Gorkha memberitakan bahwa hampir 90% warga kabupaten menjadi korban gempa berskala besar ini. Mereka kehilangan rumah dan persediaan makanan yang mereka miliki. Ia juga menambahkan bahwa sangat sulit menjangkau tempat mereka, ditambah dengan adanya angin dan hujan yang deras.

Para korban yang berada di pengungsian mengaku takut untuk kembali ke rumah. Di sana, mereka kekurangan makanan dan hanya mengonsumsi mie instan setiap harinya. Salah seorang pria mengatakan “Kami sudah berada di sini selama tiga hari dan kami hanya makan mie instan, tidak ada makanan lain yang bisa dimakan”. “Kami mendengar bahwa akan terjadi gempa susulan. Kami tidak akan meninggalkan tempat ini, tidak untuk sementara,” tambahnya.

Pemerintah Nepal kini sedang mengupayakan bantuan dari luar negeri, mulai dari selimut hingga tenaga medis. Rumah sakit di Nepal sudah tidak mampu lagi menampung jumlah korban yang terus bertambah. Kini sudah ada beberapa negara yang memberikan uluran tangan seperti India, China, Inggris dan Amerika. 

Semoga bencana alam yang banyak memakan korban ini segera berakhir dan seluruh korban yang belum terjangkau bisa segera terselamatkan ya, Ladies. Karena terpisah jarak yang begitu jauh, marilah kita membantu saudara-saudara kita di Nepal melalui do'a. Semoga banyak nyawa yang masih bisa terselamatkan dan semoga para tim evakuasi selalu diberi kemudahan dalam proses pencarian. Amin.

Sumber : http://www.vemale.com/ragam/80947-duka-nepal-yang-dilanda-gempa-hebat-menjadi-duka-kita-semua.html

Minggu, 03 Mei 2015

KEINDAHAN TARI SAMAN DI TENGAH ERA TARIAN MODERN


SAMAN DANCE 
Pada era globalisasi serta kecanggihan teknologi yang dikembangkan oleh negara-negara maju. Seolah membuat kita terlena dan terkagum-kagum hingga lupa akan asal-usul negara. Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki pesona beribu-ribu pulau yang di mana terdapat beraneka ragam warisan budaya dan sejarah juga ada di dalamnya.  Dan mungkin membutuhkan waktu yang tidak singkat bila harus membahasnya satu persatu dari Sabang sampai Merauke. Untuk itu, dikarenakan Indonesia adalah negara yang memiliki warisan leluhur budaya antara lain dalam kesenian  tradisional dan  mungkin masih banyak warisan-warisan lainnya. Di sini saya mencoba untuk mengulas lebih dalam  tentang salah satu keistimewaan dari  beragam seni dan budaya yang ada di dalamnya yakni salah satu daerah di bagian paling barat Indonesia dan ada Pulau Sumatera yakni Nangroe Aceh Darussalam yang biasa kita kenal dengan nama Aceh.
Aceh adalah salah satu dan merupakan bagian keanekaragaman Indonesia , betapa tidak? Aceh memiliki warisan kebudayaan tradisional yang beraneka ragam dari setiap suku-suku yang menghuni. Maka, sayapun  tertarik dan berinisiatif untuk membahas Tari Saman dalam thema kali ini yang akan saya ulas. Baiklah, mungkin akan lebih baik jika langsung saja saya membahasnya. Tari Saman, merupakan salah satu tari tradisonal yang berasal dari NAD atau yang biasa kita kenal Aceh. Warisan leluhur yang masih di jaga sampai saat ini, bahkan mampu berevolusi sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Namun, tentang Tari Saman itu sendiri, tidak sedikit orang yang blum mengetahuinya secara pasti, dikarenakan telah masuknya begitu banyak kecanggihan-kecanggihan teknologi yang begitu memanjakan mereka.
Tari Saman merupakan salah satu dari beraneka ragam tarian yang berasal dari pelosok Indonesia, karena Tari Saman ini sendiri bisa di kategorikan kedalam seni tari  yang sangat menarik perhatian dan merupakan bagian dari warisan adat seni tradisional yang sangat unik. Hal ini bisa dikatakan karena Tari Saman sendiri adalah tari dimana para penari begitu kompaknya bergerak sama antara satu dengan yang lain dan berimbang dengan tanpa iringan musik yang seperti biasa dilakukan oleh tarian lain sehingga bisa terlihat dalam satu tubuh saja atau  bahkan banyak yang bilang tari saman ini adalah tari seribu tangan. Meskipun sebenarnya dimainkan oleh banyak orang yang seakan berkaitan satu sama lainnya secara beraturan.
Nah ulasan diatas baru sedikit pembukaan dari ulasan yang akan saya bahas, berikut akan saya lebih mengulas lebih dalam di mulai dari bagaimana sih sejarah tari saman itu sendiri, mengapa di namakan tari saman, kemudian apa sih sebenarnya makna dan fungsi, seluk beluknya dan sebagainya.
Di antara beraneka ragam tarian dari pelosok Indonesia, tari saman termasuk dalam kategori seni tari yang sangat menarik. Keunikan tari saman ini terletak pada kekompakan gerakannya yang sangat menakjubkan. Para penari saman dapat bergerak serentak mengikuti irama musik yang harmonis. Gerakan-gerakan teratur itu seolah digerakkan satu tubuh, terus menari dengan kompak, mengikuti dendang lagu yang dinamis. Sungguh menarik, bukan? Tak salah jika tari saman banyak memikat hati para penikmat seni tari. Bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari mancanegara. Sekarang, mari kita ulas lebih dalam lagi mengenai tarian unik ini.

Sejarah
Mengapa tarian ini dinamakan tari Saman? Tarian ini di namakan Saman karena diciptakan oleh seorang Ulama Aceh bernama Syekh Saman pada sekitar abad XIV Masehi, dari dataran tinggi Gayo, Aceh Tenggara. Awalnya, tarian ini hanyalah berupa permainan rakyat yang dinamakan Pok Ane. Namun, kemudian ditambahkan iringan syair-syair yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT, serta diiringi pula oleh kombinasi tepukan-tepukan para penari. Saat itu, tari saman menjadi salah satu media dakwah.
Pada mulanya, tari saman hanya ditampilkan untuk event-event tertentu, khususnya pada saat merayakan Hari Ulang Tahun Nabi Besar Muhammad SAW atau disebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Biasanya, tari saman ditampilkan di bawah kolong Meunasah (sejenis surau panggung). Namun seiring perkembangan zaman, tari Saman pun ikut berkembang hingga penggunaannya menjadi semakin sering dilakukan. Kini, tari saman dapat digolongkan sebagai tari hiburan/pertunjukan, karena penampilan tari tidak terikat dengan waktu, peristiwa atau upacara tertentu. Tari Saman dapat ditampilkan pada setiap kesempatan yang bersifat keramaian dan kegembiraan, seperti pesta ulang tahun, pesta pernikahan, atau perayaan-perayaan lainnya. Untuk tempatnya, tari Saman biasa dilakukan di rumah, lapangan, dan ada juga yang menggunakan panggung.
Tari Saman biasanya ditampilkan dipandu oleh seorang pemimpin yang lazimnya disebut Syekh. Penari Saman dan Syekh harus bisa bekerja sama dengan baik agar tercipta gerakan yang kompak dan harmonis. Tari saman dikenal dengan banyak nama. Bukan hanya tari seribu tangan, tapi juga Saman Gayo di Aceh Tenggara dan Tengah, Saman Lokop di Aceh Timur, dan Saman Aceh Barat di Aceh Barat.
Pada masa penjajahan Belanda, pertunjukan tari saman dilarang karena katanya mengandung unsur magis yang bisa menyesatkan. Namun larangan ini tidak dihiraukan oleh masyarakat Aceh. Tari saman pun terus berkembang pesat sampai sekarang. Selain itu, tari saman tidak hanya dipertunjukkan di Aceh tapi juga di kota-kota lain di Indonesia. Tari saman bahkan sudah sampai ke mancanegara seperti Cina, Taiwan, Eropa bahkan ke Amerika. Bahkan setau saya di beberapa media di Jakarta sudah dimasukkan menjadi kurikulum kesenian di SMA-SMA Jakarta, selain itu tari saman mulai di pelajari di sanggar tari atau sekolah-sekolah yang nantinya di pertunjukkan atau diperlombakan dan tidak hanya berlaku di Indonesia melainkan di negara-negara lain di dunia.

Makna dan Fungsi
Tari Saman dijadikan sebagai media dakwah. Sebelum Saman dimulai, tampil pemuka adat untuk mewakili masyarakat setempat. Pemuka adat memberikan nasehat-nasehat yang berguna kepada para pemain dan penonton. Syair-syair yang di lantunkan dalam tari Saman juga berisi petuah-petuah dan dakwah.
Berikut contoh sepenggal syair dalam tari Saman:
Reno tewa ni beras padi, manuk kedidi mulu menjadi rempulis bunge.
Artinya:
Betapa indahnya padi di sawah dihembus angin yang lemah gemulai. Namun begitu, burung kedidi yang lebih dulu sebagai calon pengantin serta membawa nama yang harum.
Namun dewasa ini, fungsi tarian saman menjadi bergeser. Tarian ini jadi lebih sering berfungsi sebagai media hiburan pada pesta-pesta, hajatan, dan acara-acara lain seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.


Gerakan
Tarian saman menggunakan dua unsur gerak yang menjadi unsur dasar dalam tarian saman: Tepuk tangan dan tepuk dada. Diduga, ketika menyebarkan agama Islam, syeikh saman mempelajari tarian melayu kuno, kemudian menghadirkan kembali lewat gerak yang disertai dengan syair-syair dakwah Islam demi memudahkan dakwahnya. Dalam konteks kekinian, tarian ritual yang bersifat religius ini masih digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah melalui pertunjukan-pertunjukan.

Tarian Saman termasuk salah satu tarian yang cukup unik, selain karena butuh suatu kekompakan, ketepatan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, karena tarian saman ini hanya menampilkan gerak tepuk tangan dan gerakan-gerakan lainnya, seperti gerak guncang, kirep, lingang, surang-saring (semua gerak ini adalah bahasa Gayo). Selain itu, ada 2 baris orang yang menyanyi sambil bertepuk tangan dan semua penari Tari Saman harus menari dengan harmonis. Dalam Tari Saman biasanya, temponya makin lama akan makin cepat supaya Tari Saman menarik. Tari saman membutuhkan keseragaman formasi dan ketepatan waktu, jadi para penari harus memiliki konsentrasi yang tinggi dan latihan yang serius agar dapat membawakan tari saman dengan sempurna.
Selain itu ada pula Kekuatan Magis yang ada dalam Gerak Tari Saman seperti Pada awal pertunjukan tarian saman di mulai dengan persalaman. Persalaman ini terdiri dari rengum dan salam. Rengum adalah suara bergumam dari seluruh penari. Walau tak terdengar jelas tetapi sebenarnya mereka memuji dan membesarkan nama Allah SWT dengan lafaz;
Hmm laila la ho
Hmm laila la ho
Hmm tiada Tuhan selain Allah
Hmm tiada Tuhan selain Allah
Bila kita menyaksikan pementasan tarian Saman ini, kita akan terdiam seketika saat mendengar gumaman para penari dan ikut larut bersama emosi para penarinya. Rengum ini diucapkan dengan suara rendah namun menggema. Menggetarkan panggung dan jiwa-jiwa penari dan penontonnya. Suasana hening langsung tercipta saat itu. Penonton seperti diajak untuk ikut hikmat dalam mentauhidkan Tuhan.
Gerak tarinya sendiri masih sangat terbatas dan sederhana. Kepala tertunduk dan tangan bersikap sembah. Regum menunjukan penyerahan diri kepada Allah SWT, juga berperan menyamakan vokal dan konsentrasi. Setelah tercipta suasana khidmat lalu dilanjutkan dengan persalaman. Ucapan salam ditujukan kepada penonton dan berbagai pihak dengan ucapan Assalamualaikum. lalu meminta izin untuk bermain Saman (adab dan etika).
Setelah persalaman barulah dilanjutkan dengan Ulu Ni Lagu. Secara harfiah ulu ni lagu berarti kepala lagu. Namun disini lebih berarti ragam-ragam gerak tari. Dalam babakan ulu ni lagu ini gerakan telah bervariasi, kesenyawaan antara gerak tangan, tepuk didada – gerakan badan dan kepala. Namun gerakan masih lamban. Suasana khidmat masih terasa disini. Bagian ini seperti pemanasan sebelum kita diajak dalam ekstase gerak cepat Saman lainnya. Lalu yang disebut sebagai syekh dengan suara melengking akan memberkan aba-aba pada saat akhir gerak ulu ni lagu yang menandakan akan segera berganti gerak dan memasuki ritme cepat dengan ucapan syair:
Inget-inget pongku – male i guncang
Ingat -ingat teman akan diguncang
Masuklah kita pada babak lagu-lagu. Babak ini adalah puncak gerakan tari saman. Para penari dituntut konsentrasi optimal dan stamina yang prima. Selain harus bergerak cepat babak ini juga diselingi dengan vokal bersama (derek). Gerakan yang utuh tampak pada kecepatan gerak tangan yang menghentak dada, paha maupun tepukan, gerakan badan keatas-kebawah secara serentak maupun bersilang, badan miring kekiri – ke kanan kiri serentak maupun bersilang (singkeh kuwen), gerakan kepala mengangguk cepat maupun kepala berputar dibawah (girik), maupun petikan jari. Diselingi gerakan lambat yang diawali ucapan syair dari syekh.
Demikian gerakan ini berulang-ulang antara cepat dan lambat, dengan iringan beberapa lagu. Selain penari yang terbawa dalam ekstase gerakan cepat dan kedinamisannya, para penontonpun ikut menahan nafas mengikuti pergantian gerak dan naik-turunnya ritme tarian. Bagai tersihir dalam gerak indah itu. Kita semua yakin saat kita semua menyaksikan babak ini kita tak ingin mengedipkan mata sedikitpun. Karena kecepatan dan keseragaman yang memukau itulah yang menarik anda seakan ikut dalam irama penari yang bergerak serentak.
Lalu kita diajak mengendorkan ketegangan dan mengembalikan pernafasan dalam babak Uak Ni Kemuh yang berarti secara harfiah obatnya gerak. Diiringi nyanyian sederhana dan nada rendah tidak memaksa. Apabila kondisi penari telah pulih, dimulai gerak cepat yang diawali aba-aba oleh syekh dengan ragam gerak yang lain. Pada saat gerak menggebu-gebu puncak, iringan vokal berhenti hanya terlihat gerak saja. Disini tak ada suara selain suara memukul, menghentakkan dada, tepuk tangan, meghentak paha yang di tarikan secara cepat. Anda dapat bayangkan suasana yang tercipta saat itu. Gerak cepat tanpa vokal inilah yang kemudian bagai menciptakan suasana magis bagi penari dan penontonnya.
Barulah setelah itu kita akan kembali menyaksikan gerak sederhana sebagai penutup dalam tarian saman. Dalam babak ini yang dipentingkan adalah syair, ungkapan kata, kata perpisahan, permintaan maaf kepada penonton dan pihak-pihak tertentu. Setelah menyaksikan tari saman secara keseluruhan kita seperti akan mendapat kesan yang mendalam terhadap tarian ini. Bisa karena kecepatan dalam membawakannya atau suasana magis yang kita rasa saat mengikuti setiap gerak dan ritme tariannya.

Penari
Pada umumnya, tari Saman dimainkan oleh belasan atau puluhan laki-laki. tetapi jumlahnya harus ganjil. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, tarian ini juga dimainkan oleh kaum perempuan. Pendapat Lain mengatakan tarian ini ditarikan kurang dari 10 orang, dengan rincian 8 penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba sambil bernyanyi. Namun, perkembangan di era modern menghendaki bahwa suatu tarian itu akan semakin semarak apabila ditarikan oleh penari dengan jumlah yang lebih banyak. Di sinilah peran Syeikh, ia harus mengatur gerakan dan menyanyikan syair-syair tari Saman. 
Dalam penampilan yang biasa saja (bukan pertandingan) dimana adanya keterbatasan waktu, Saman bisa saja dimainkan oleh 10 – 12 penari, akan tetapi keutuhan Saman setidaknya didukung 15 – 17 penari.

Kostum atau busana khusus saman terbagi dari tiga bagian yaitu:
  • Pada kepala : bulung teleng atau tengkuluk dasar kain hitam empat persegi. Dua segi disulam dengan benang seperti baju, sunting kepies.
  • Pada badan : baju pokok/ baju kerawang (baju dasar warna hitam, disulam benang putih, hijau dan merah, bahagian pinggang disulam dengan kedawek dan kekait, baju bertangan pendek) celana dan kain sarung.
  • Pada tangan : topeng gelang, sapu tangan. Begitu pula halnya dalam penggunaan warna, menurut tradisi mengandung nilai-nilai tertentu, karena melalui warna menunjukkan identitas para pemakainya. Warna-warna tersebut mencerminkan kekompakan, kebijaksanaan, keperkasaan, keberanian dan keharmonisan.

Karena tari saman di mainkan tanpa alat musik, maka sebagai pengiringnya di gunakan tangan dan badan. Ada beberapa cara untuk mendapatkan bunyi-bunyian tersebut:
ü  Tepukan kedua belah tangan. Ini biasanya bertempo sedang sampai cepat
ü  Pukulan kedua telapak tangan ke dada. Biasanya bertempo cepat
ü  Tepukan sebelah telapak tangan ke dada. Umumnya bertempo sedang
ü  Gesekan ibu jari dengan jari tengah tangan (kertip). Umunya bertempo sedang.
Dan nyanyian para penari menambah kedinamisan dari tarian saman. Dimana cara menyanyikan lagu-lagu dalam tari saman dibagi dalam 5 macam :
§  Rengum, yaitu sebagai pembukaan atau mukaddimah dari tari Saman (yaitu setelah dilakukan sebelumnya keketar pidato pembukaan). Rengum ini adalah tiruan bunyi. Begitu berakhir langsung disambung secara bersamaan dengan kalimat yang terdapat didalamnya, antara lain berupa pujian kepada seseorang yang diumpamakan, bisa kepada benda, atau kepada tumbuh-tumbuhan.
§  Dering, yaitu rengum yang segera diikuti oleh semua penari.
§  Redet, yaitu lagu singkat dengan suara pendek yang dinyanyikan oleh seorang penari pada bagian tengah tari.
§  Syek, yaitu lagu yang dinyanyikan oleh seorang penari dengan suara panjang tinggi melengking, biasanya sebagai tanda perubahan gerak.
§  Saur, yaitu lagu yang diulang bersama oleh seluruh penari setelah dinyanyikan oleh penari solo.
Dalam setiap pertunjukan semuanya itu di sinergikan sehingga mengahasilkan suatu gerak tarian yang mengagumkan. Jadi kekuatan tari Saman tidak hanya terletak pada syairnya saja namun gerak yang kompak menjadi nilai lebih dalam tarian. Ini boleh terwujud dari kepatuhan para penarinya dalam memainkan perannya masing-masing.

Sejalan kondisi Aceh dalam peperangan maka syekh menambahkan syair-syair yang manambah semangat juang rakyat Aceh. Tari ini terus berkembang sesuai kebutuhannya. Sampai sekarang tari ini lebih sering di tampilkan dalam perayaan-perayaan keagamaan dan kenegaraan. Tarian ini pada awalnya kurang mendapat perhatian karena keterbatasan komunikasi dan informasi dari dunia luar. Tari ini mulai mengguncang panggung saat penampilannya pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) II dan peresmian pembukaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Gemuruh Saman di TMII menggemparkan tidak hanya nusantara namun sampai ke manca negara. Dan saat ini tepatnya pada tanggal 24 November 2011, Tari Saman telah ditetapkan sebagai Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia oleh UNESCO pada Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak benda. Pertunjukkan tari Saman tidak hanya populer di negeri kita sendiri, namun juga populer di mancanegara seperti di Australia dan Eropa. Dan baru-baru ini tari saman di pertunjukkan di Australia untuk memperingati bencana besar tsunami pada 26 Desember 2006 silam.

Perkembangan teknologi dalam era pembangunan negara dalam era globalisasi negra dan bangsa ini tidak terlepas dari dampak negatif yang akan ditimbulkan. Oleh karena itu jika kita tidak menyadari sejak dini, bahwasanya ada banyak warisan budaya yang harus dijaga kelestariannya khusunya seni tari tradisional yang telah memberikan maknanya tersendiri, maka besar kemungkinan dapat menjerumuskan kita sendiri kepada kepunahan bahkan kehilangan atau diklaim oleh negara-negara lain terutama.
Tari saman merupakan salah satu cara dalam menyampaikan suatu gagasan yang mengandung nilai-nilai pendidikan secara utuh atau keseluruhan , baik dalam hal pendidikan moral ataupun dalam bidang keagamaan. Hal ini akan menimbulkan dampak positif tyersendiri bagi provinsi Nangroe Aceh Darussalam khususnya dan Indonesia pada uumnya dalam perannya di kehidupan sosial budaya terutama dalam kehidupan kesenian, bahasa daerah dan adat istiadat daerah Aceh. Dan untuk dalam bidang moral dan agamanya dapat dilihat dari Tari Saman lewat syair lagu yang dilantunkan dimana selalu menanamkan sifat-sifat baik yang terkandug didalamnya, baik itu menurut moral atau agamanya sekalipun.

Sehingga melalui tari saman, diharapkan Indonesia mampu menunjukkan dan mempromosikan daerah-daerah yang berpotensi guna menarik para wisatawan asing datang mengunjungi Indonesia, bahkan warisan leluhur budaya Indonesia ini mampu memperlihatkan kepada dunia bahwa kesenian tradisional merupakan kemajuan signifikan untuk bersaing pada era modern.

Sumber :
 www.id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Aceh_Timur
www.dreamindonesia.wordpress.com/tag/tari-saman-warisan-budaya/
http://ridwanaz.com/umum/seni-budaya/tari-saman-aceh-artikel-syair-dan-sejarah-tari-saman/
 www.melayuonline.com
 www.nad.go.id
Pantaskah Dia di Cintai?

A.    Cinta Kasih Menurut Agama
Ada yang berpendapat bahwa etika cinta sangat mudah dipahami apabila tidak dikaitkan dengan agama. Dalam kehidupan, cinta menampakan diri dalam bentuk apapun. Terkadang seseorang mencintai dirinya sendiri dan orang lain. Atau keluarga, harta, Allah dan Rasul/Berbagai bentuk cinta dapat kita dapatkan dalam kitab suci Al-Quran.
Dalam agama islam cinta dapat diartikan sebagai kasih sayang. Dan kasih sayang itu memunyai tingkatan tingkatan yang berbeda. Didalam kitab suci Al Quran ditemui adanya fenomena cinta yang bersembunyi dalam jiwa manusia. Cinta memiliki 3 tingkatan yaitu tinggi, menengah dan rendah. Cinta tingkat tinggi adalah cinta kepada Allah, rasulallah dan berjihad dijalan Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat. Cinta tingkat renda aanya cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.

1.      Cinta Tingkat Tinggi
  • Cinta Kepada ALLAH
Cinta manusia, yang paling bening, jernih dan spiritual ialah cintanya kepada Allah dan kerinduannya kepada-Nya. tidak hanya dalam shalat, pujian, dan doanya saja, tetapi juga dalam tindakan dan tingkah lakunya, semua tingkah laku dan tindakan ditujukan kepada Allah. Dan didalam rukun iman pun percaya kepada Allah adalah rukun yang pertama. Maka dari rukun itu kita dapat menyimpulkan bahwa cinta kepada Allah SWT adalah sangat penting. Dalam firman Allah di dalam Al-Quran Dijelaskan
 Katakanlah: Jika memang kamu cinta kepada Allah, maka turutkanlah aku, niscaya cinta pula Allah kepada kamu dan akan diampuniNya dosa-dosa kamu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi penyanyang. ( Qs. Ali- Imran 3:31)
Didalam Firman Allah tersebut bahwa ditegaskan bahwa selain kita harus percaya dan mencintai Alaah SWT kita haru melaksanakn Perintah-Nya dan Menjauhi Larangan-Nya maka niscaya Allah akan mencintai dan menghapus dosa dosa kita semua.
Sholat dapat sebagai jalan untuk menambah kecintaan kita kepada Allah SWT.
  • Cinta Kepada Rasul
Cinta kepada rasul, adalah tingkatan cinta yang paling tinggi kedua setelah cinta kepada pada pencipta kita yaitu Allah SWT. Selain kita mempercayai Rasul Sebagai utusan Allah SWT kita pun harus cinta kepada Rasul karena selain sebagi pemimpin dan utusan. Rasul pun harus dijadikan sebagai panutan dan contoh kita apabila melaksanakan suatu kegiatan. Selain itu pula menagapa kita harus mencitai Rasul karena Rasul adalah sosok sebagai seseorang yang sempurna bagi manusia. Entah itu dapat dilihat dari tingkah baiknya, tingkah laku, moral maupun berbagai sifat luhur lainya. Allah Berfirman dalam Al-quran

Katakanlah: hendaklah kamu taat kepada Allah dan Rasul. Tetapi jika kamu berpaling, maka sesungguh­nya Allah tidak suka kepada orang-orang yang kafir. (Qs: Ali-Imran 3:34)

Dalam ayat diatas selain kita harus taat kepada pencipta kita yaitu Allah SWT kita pun harus taat kepada Rasul, dan apabila kita berpaling dari salah satu dari mereka maka kita termasuk adalah orang orang kafir.


2. Cinta Tingkat Menengah
  • Cinta Kepada Orang Tua
Cinta Kepada Orang Tua, awalnya sudah sangat umum untuk kita semua. Karena pasti setiap anak akan cinta sekali kepada orang tua nya karena orang tua adalah orang yang sangat dekat sekali dengan kita disaat kita susah, senang, gembira, sedih orang tua selalu ada entah itu ayah atau ibu kita. Cinta kepada orang tua ini adalah cinta yang ada karena hubungan Fisiologis seperti hubungan ibu dengan anak serta hubungan ayah dengan anaknya. Seperti apa yang ada di dalam firman Allah.

“Rabb-mu telah memerintahkan kepada manusia janganlah ia beribadah melainkan kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tuanya dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut di sisimu maka janganlah katakana kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak keduanya. Katakanlah kepada keduanya perkataan yang mulia dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang. Dan katakanlah, ‘Wahai Rabb-ku sayangilah keduanya sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil.” (Q.S Al-Isra [17]:23-24)

Di ayat tersebut Kita dapay menyimpulkan jangan lah kita membangkak kepada orang tua dan kita harus menuruti perintah orang tua kita karena jika kita menyanyanginya dengan penuh kasih sayang kita akan di tempatkan sebagai orang yang mulia di Sisinya.

  • Cinta Kepada Suami/Istri Dan Keluarga
Cinta kepada suami/istri termasuk cinta lanjutan, mengapa disebut cinta lanjutan karena cintanya dilanjutkan kedalam hubungan yang serius melalui jalan atau proses perkawinan. Dan diri cinta itulah akan terlahir cinta baru yaitu cintanya kepada keluarga dan keluarganya tersebut akan di bimbing untuk menjadi keluarga yang bahagia, keluarga yang Sakinah, Mawaddah dan Warrahmah.
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. ( Qs: Ar-Rum 30:21 )
Secara tidak langsung Allah SWT telah menciptakan kita untuk berpasang pasangan dari jenis kita masing-masing. Dan kita diberikan rasa kasih sayang kepada pasangan kita tersebut untuk membangun keluarga baru yang lebih baik.
Cinta Kelurga sangat indah rasanya jika saling menayangi satu sama lain
  • Cinta Kepada Sesama Manusia
Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian, ketentraman serta keharmonisan dengan orang lain, setiap manusia harus menghilangkan sifat egois atau ingin menang sendiri dan juga membatasi rasa cintanya kepada diri sendiri. Al-Qur’an juga menyeru kepada orang-orang yang beriman agar saling cinta mencintai seperti cinta mereka terhadap diri sendiri. Dan selain itu allah berfirman bahwa kita semua ini adalah saudara antara satu dengan sama lain. Manusia pula adalah makhluk sosial makhluk yang tidak bisa hidup sendiri dan makhluk yang perlu bantuan orang lain, maka dari situ kita dapat belajar satu kesimpulan yaitu kita harus mengerti dan mencintai satu sama lain, agar kita dapat menolong satu sama lain dengan saudara-saudara kita disana. Dan itulah gunanya jika kita mencintai kepada sesama manusia.



3. Cinta Tingkat Rendah
  • Cinta Diri Sendiri
Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri untuk tetap hidup, mengembangkan potensi diri dan mengaktualisasikan dirinya. Jadi ia mencintai sesuatu yang membuat dirinya menjadi lebih baik. Dan sebaliknya dia akan membenci sesuatu yang membuat hidupnya sedih atau terancam mara bahaya. Al-Qur’an telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri, kecenderungan untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindarkan segala sesuatu yang membahayakan dirinya.

  •  Cinta Harta Dan Jabatan
Cinta harta dan jabatan akan kita sering temukan di dunia nyata selama hawa nafsu manusia tidak dapat ditahan oleh kita sendiri. Harta dan jabatan adalah sifat sementara di dunia kita. Dan sifatnya permanen dalah ibdah dan amal kita yang akan dibawa samapi akhir hayat kita nanti. Maka dari itu kita harus mengurai cinta kepada kita harta dan jabatan. Kita boleh memperbanyak harta tetapi kita tidak boleh sombong dan riba karena itu akan menjatuhkan kita nanti dialam kubur kelak. Allah SWT pun tidak suka kepada hambanya yang terlalu tergila kepada jabatan serta hartanya, apalgi hartanya tesebut bukan dari rezeki yang halal.


B.     Cinta Kasih Menurut Negara
Cinta kasih menurut negara adalah, jiwa ragadan semanggat kita di tuangkan atau ditujukan kepada negara kita. Tidak hanya melalui peperangan ataupun pertempuran darah untuk kita dapat mebuktikan kecintaan kita terhadap negara kita.tetapi kita dapat mebuktikan kecintaan kita kepada negara dengan cara menunjukan ketertiban kita yaitu melaksanakak aturan aturan di negera kita di daerah manupun kita tinggal.
Di indonesia kita sebagai warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang telah di atur oleh Undang-Undang Dasar Negara 1945, di dalam UUD tersebut kita empunya banyak kewajiban dan banyak hak kita sebagai warga negera Republik Indonesia. Selain itu pula kita umumnya hanya melaksanakan hak kita saja teteapi kita lupa melaksanakan kwajiban sebagai warga negara.
Dapat disimpulakan bahwa cinta kasih menurut negara adalah,kita rela melakukan apa saja demi kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan yang sudah kita genggam selama ini. Dan tak lupa kita sebagai warga negara yang bijak dan taat kita harus melakukan semua kewajiban kita. Dan kita pun haru menggunakan hak kita sewajarnya sebagai warga negara Indinesia yang baik.

C.     Contoh Kasus
Disini Saya akan mengambil kasus tentang Cinta kasih kepada negara. Kasus nya ini berada pada zaman penjajahan koloni belanda. Dimana para pejuang terus berjuang untuk satu tujuan, untuk satu mimpi yaitu tujuan mereka semua adalah meraih dan mendapatkan kemerdekaan yang bebas dari penjajahana koloni belanda.
Mereka tak pernah untuk selalu mengucurkan keringat, air mata bahkan darah yang terus berjatuhan di bumi pertiwi ini. Tanpa dibayar pun mereka rela, tanpa mendapat imbalan makanan, minuman bahkan uang merek tetap berjuang utnuk bangsa ini agar dapat meraih kemerdekaanya. Dan akhirnya usaha mereka pun tidak sia sia, Indonesia dapat merdeka dan bebas dari penjajahan Belanda. Itulah semanggat cinta mereka kepada bangsa dan negara Repubublik Indonesia.

D.    Kesimpulan.
Dari Pengertian diatas Tentang Cinta Kasih dimata Agama dan di mata Negara serta contoh kasus yang berada diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa cinta kasih tidak memandang siapa dia, dari mana asal dia, dan untuk apa kita mencintai dia. Cinta hanya turun dari mata ke hati lalu otak merespon apakah pantas dia untuk di cintai atau tidak. cinta tidak ada yang buta, semua perlu proses untuk sampai di titik mana kita dapat mencintai seseorang. jangan sampai kita salah mencintai seseorang. pikirkanlah lagi jika ingin mencintai seseorang. cinta tak pernah salah dan cinta berhak mencintai siapa saja.

referensi: http://ariefksmwrdn.blogspot.com/2013/10/cinta-kasih-manusia-menurut-agama-dan.html